Pj Kades Probolinggo Diamankan Karena Korupsi

Pj Kades Probolinggo Diamankan Karena Korupsi

Seorang mantan Pejabat (Pj) Kepala Desa di Probolinggo, S (48), warga Desa Muneng Kidul, Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, diamankan oleh pihak kepolisian. S ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan korupsi dana desa pada periode September 2021 hingga April 2022.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani, menjelaskan bahwa S dilantik sebagai Pj Kepala Desa Muneng Kidul sejak 10 September 2021 hingga 11 April 2022. Selama masa jabatannya, Desa Muneng Kidul menerima pencairan anggaran dana desa tahun 2021 (tahap II dan tahap III) dan tahun 2022 (tahap I) sejumlah Rp 1.007.761.800. Dana tersebut seharusnya digunakan untuk berbagai kegiatan serta proyek fisik dan non-fisik di desa.

“Dari seluruh dana desa yang sudah cair, ada sebagian pekerjaan fisik yang tidak dikerjakan sesuai ketentuan. Hal ini menyebabkan potensi kerugian negara sebesar Rp 212.501.831,40,” ungkap Wadi.

Wadi juga menambahkan bahwa terdapat proyek pembangunan drainase di salah satu dusun yang tidak selesai, meskipun dana untuk proyek tersebut sudah dicairkan sepenuhnya. S mengakui bahwa ia menggunakan dana desa untuk kebutuhan pribadi, termasuk pengobatan dan bersenang-senang.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, S dijerat dengan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2021. Ancaman hukuman bagi pelanggaran ini adalah minimal empat tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

“Sedangkan untuk ancaman hukuman minimal empat tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara,” tutup Wadi.