Polemik Kasus Pembunuhan Muhammad Rizky dan Vina Cirebon

Polemik Kasus Pembunuhan Muhammad Rizky dan Vina Cirebon

Kasus pembunuhan Muhammad Rizky alias Eky dan kekasihnya, Vina Cirebon, terus berlanjut dengan munculnya sejumlah fakta baru. Samsuri, seorang warga sekitar, memberikan kesaksian yang menanggapi pernyataan Aep, salah satu saksi kunci.

Aep mengklaim melihat pelaku melempari motor korban pada saat kejadian, namun Samsuri membantah keakuratan klaim tersebut, menegaskan bahwa tidak ada warung rokok di dekat lokasi kejadian pada waktu itu.

Samsuri juga mengenal beberapa pelaku, yaitu Hadi, Eko, Saka, dan Sudirman, yang menurutnya adalah pekerja bangunan, bukan anggota geng motor.

Sebelum penangkapan Hadi dan Eko, mereka terlibat dalam penggerebekan seseorang di tempat pencucian mobil tempat Aep bekerja. Penggerebekan ini dilakukan setelah mendapat informasi adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Samsuri menegaskan bahwa Hadi dan Eko tidak terlibat dalam aktivitas geng motor dan dikenal sopan oleh warga sekitar. Pada malam kejadian pembunuhan (27 Agustus 2016), Samsuri tidak mendengar adanya keributan di lingkungan tersebut.

Kesaksian dan Fakta Baru

  • Saksi Aep: Mengaku melihat pelaku melempari motor korban.
  • Samsuri: Membantah klaim Aep, menyatakan tidak ada warung rokok di dekat lokasi kejadian.
  • Pelaku: Dikenal sebagai pekerja bangunan, bukan anggota geng motor.
  • Penggerebekan: Dilakukan sebelum penangkapan Hadi dan Eko, terkait aktivitas mencurigakan di tempat pencucian mobil.